Pendidikan menengah atas
SMA Tahfizh
Membentuk pemuda Qur’ani yang matang dalam ilmu, fasih berbahasa Arab, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat.

Target utama
Tiga bekal yang bertumbuh bersama
Kurikulum dirancang agar hafalan, bahasa, dan pemahaman agama tidak berjalan sendiri-sendiri.
Hafalan 10 juz
Hafalan dibangun secara mutqin—kuat, lancar, dan disertai upaya memahami makna ayat.
Bahasa Arab aktif
Muhadatsah, qira’ah, dan kitabah menjadi alat untuk mengakses literatur keislaman secara mandiri.
Ilmu syar’i mendalam
Aqidah, fikih, dan sirah dipelajari sebagai bekal bersikap dan beribadah dalam kehidupan nyata.

Program unggulan
Kaderisasi imam dan khatib
Santri dilatih menyampaikan kebaikan dengan hikmah dan hadir sebagai pribadi yang bermanfaat bagi lingkungannya.
- Keberanian dan retorika dakwah yang santun.
- Penguasaan fikih ibadah praktis kemasyarakatan.
- Praktik menjadi imam rawatib dan khatib Jumat.
Profil lulusan
Siap melanjutkan perjalanan
- 1
Siap melanjutkan studi dengan bekal akademik dan hafalan Al-Qur’an.
- 2
Mampu memahami dasar agama dan teks syar’i secara lebih mandiri.
- 3
Menunjukkan adab, kemandirian, dan tanggung jawab kepada diri serta umat.
Langkah berikutnya